Slide Title 1

Aenean quis facilisis massa. Cras justo odio, scelerisque nec dignissim quis, cursus a odio. Duis ut dui vel purus aliquet tristique.

Slide Title 2

Morbi quis tellus eu turpis lacinia pharetra non eget lectus. Vestibulum ante ipsum primis in faucibus orci luctus et ultrices posuere cubilia Curae; Donec.

Slide Title 3

In ornare lacus sit amet est aliquet ac tincidunt tellus semper. Pellentesque habitant morbi tristique senectus et netus et malesuada fames ac turpis egestas.

Tutorial : Cara Mengganti Ukuran Kertas eSPT Tahunan PPh Badan

Sesuai dengan peraturan Peraturan Dirjen Pajak NOMOR 01/PJ/2016, pelaporan SPT Tahunan untuk WP Badan yang sudah memiliki PKP, harus menggunakan aplikasi khusus eSPT Tahunan PPh Badan.  Aturan ini mulai berlaku untuk pelaporan pajak Tahun 2015. Download Peraturan lengkapnya di sini.

Aplikasi e-SPT atau disebut dengan Elektronik SPT adalah aplikasi yang dibuat oleh Direktorat Jenderal Pajak Kementerian Keuangan untuk digunakan oleh Wajib Pajak untuk kemudahan dalam menyampaikan SPT.

Kelebihan aplikasi e-SPT adalah sebagai berikut:


  1. Penyampaian SPT dapat dilakukan secara cepat dan aman, karena lampiran dalam bentuk media CD/disket
  2. Data perpajakan terorganisir dengan baik
  3. Sistem aplikasi e-SPT mengorganisasikan data perpajakan perusahaan dengan baik dan sistematis
  4. Penghitungan dilakukan secara cepat dan tepat karena menggunakan sistem komputer
  5. Kemudahan dalam membuat Laporan Pajak
  6. Data yang disampaikan WP selalu lengkap, karena penomoran formulir dengan menggunakan sistem komputer.
  7. Menghindari pemborosan penggunaan kertas
Download Aplikasi eSPT Tahunan PPh Badan : DOWNLOAD

Namun, aplikasi ini memiliki beberapa kekurangan, antara lain :
  1. Sulit untuk menambah database baru. (Nanti saya bikin tutorialnya sekalian)
  2. File CSV tidak bisa dibuat jika lampiran VI tidak diisi. Seperti kita ketahui, Lampiran VI berisi informasi tentang Investasi dari/untuk pihak yang memiliki hubungan istimewa dan Hutang/Piutang dengan Pihak yang memiliki hubungan istimewa. Dalam prakteknya, tidak semua badan usaha memiliki transaksi dengan pihak yang memiliki hubungan istimewa.
  3. Hasil cetakan SPT secara default menggunakan kertas ukuran A4. Padahal seperti yang telah kita ketahui bersama, ukuran standar kertas  SPT adalah Folio. Saya mengalami kesulitan ketika akan mengganti ukuran kertas.

Nah, untuk permasalah ke-3, saya punya cara mudah untuk mengubah ukuran kertas cetak dari aplikasi eSPT Tahunan PPh Badan. Berikut caranya :

Tutorial Mengganti ukuran Kertas ESPT Badan
  1. Instal dulu Virtual Printer semacam Primo PDF atau DoPDF
  2. Jadikan sebagai Default Printer.
  3. Ubah preferensi Ukuran Kertas pada Virtual Printer menjadi LEGAL
  4. Buka aplikasi ESPT Badan
  5. Lihat di "Menu Cetakan" - Lembar SPT sudah menjadi ukuran LEGAL/Folio
  6. Cara Mencetaknya, ganti printernya ke printer fisik. 
  7. Selesai..

Untuk lebih jelasnya, yuk simak Video Tutorialnya..



»»  READMORE...

Pasca Dibatalkannya UU No. 17 Tahun 2012 Tentang Perkoperasian

MK pada Rabu (28/5) menyatakan UU Nomor 17 Tahun 2012 tentang Perkoperasian bertentangan dengan UUD 1945 dan tidak mempunyai kekuatan hukum mengikat. Oleh karena itu, Ketua Majelis Hakim Hamdan Zoelva saat membacakan amar putusan menyatakan UU Nomor 25 tahun 1992 tentang Perkoperasian berlaku untuk sementara waktu sampai dengan terbentuknya UU yang baru.

Dalam putusannya, hakim MK menyatakan filosofi UU Perkoperasian tidak sesuai dengan hakikat susunan perekonomian sebagai usaha bersama dan berdasar asas kekeluargaan seperti diamanatkan Pasal 33 ayat (1) UUD 1945. Pengertian koperasi dinilai telah dielaborasi sehingga mereduksi atau menegasikan hak dan kewajiban anggota dengan menjadikan kewenangan pengawas terlalu luas. Dengan penghapusan definisi koperasi, termasuk peran pengawas di dalamnya, maka sesuai UU Nomor 25 Tahun 1992 pemerintah hanya memiliki peran membina tanpa menjalankan fungsi pengawasan. Ini bisa memunculkan persoalan penipuan atau investasi.

»»  READMORE...

Aplikasi Akuntansi untuk Android - Bagian 2

Mungkin anda pernah dengar tagline iklan smartphone yang berbunyi "Teknologi yang mengerti Anda". Produsen smartphone tersebut ingin menunjukkan bahwa dia telah membuat sebuah teknologi yang sesuai kebutuhan anda.

Menurut saya, tagline ini kurang tepat, karena sebagian besar dari kita hanya memanfaatkan teknologi smartphone hanya untuk bersosial media. Wechat, Whatsapp, FB, Kakao Talk, Line, Skype, dan entah aplikasi apalagi yang sejenis, telah sukses menjejali smartphone kita. Dan saya haqqul yakin, anda tidak akan disebut smart hanya dengan menginstal berbagai aplikasi socmed di smartphone anda.

Idealnya (menurut saya), kitalah yang harus mengerti teknologi. Bagaimana cara kita memanfaatkan teknologi yang ada untuk menunjang semua aktivitas kita. Bukan sekedar untuk beraktivitas sosial di dunia maya,... tetapi lebih ke arah aktivitas produktif yang bisa menunjang karir dan usaha kita. Anda yang (harus) mengerti Teknologi , bukan Teknologi yang mengerti Anda.

»»  READMORE...

"Ayahku" Juara Nomer 1 di Dunia

Ayah kami punya tanah 1 hektar. Untuk menghidupi keluarga besar, ayah menanami tanah tersebut dengan padi. Setiap tahun, tanah tersebut menghasilkan 10 ton beras dengan biaya setara 3 ton beras. Artinya, setiap tahun ayah menghasilkan 7 ton beras.

Ayah harus menjual beras tersebut untuk memenuhi kebutuhan lainnya ke pasar dengan harga Rp 500,- per Kg. Akan tetapi ayah juga harus memenuhi kebutuhan beras kami selama setahun. Setelah di hitung, kebutuhan beras kami sekeluarga hanya 1 ton per tahun. Hal ini berarti ayah bisa menjual beras sebanyak 6 ton per tahun atau setara Rp 3 juta per tahun.

»»  READMORE...

Indahnya Berbagi Software Akuntansi

Genap sudah 3 bulan tidak update postingan... Kali ini saya hadir kembali untuk memulai berbagi hal-hal yang terkait dengan akuntansi, keuangan, dan manajemen.

Saya punya teman dunia maya yang postingannya selalu saya ikuti. Namanya Wong Blajar. Dari namanya, terlihat sekali bahwa dia ingin menunjukkan semangatnya untuk terus belajar dan belajar. Di lihat dari postingannya, saya yakin sekali dengan semangat juangnya untuk berbagi apa yang dia ketahui dari hasil proses yang dia pelajari, dan membagikannya untuk semua orang yang mengunjungi blognya.

Apa yang dibagi oleh Mas Wong Blajar ini? Software Akuntansi dan Keuangan. Bukan software hasil bajakan, tapi software buatannya sendiri dan dibagikan secara GRATIS.
»»  READMORE...

Harga Sebuah Profesionalitas

"Berapa saya harus membayar jasa anda untuk menyusunkan Laporan keuangan perusahaan saya ?" tanya seorang pengusaha kepada seorang akuntan.

"10 Juta Saja..." Jawab akuntan singkat

"Mahal sekali... Apa tidak salah, Anda meminta 10 juta untuk pekerjaan yang bisa anda selesaikan 1 hari kerja..??" si pengusaha geleng-geleng kepala.

"Saya tidak salah... Untuk bisa menyusun laporan keungan perusahaan anda dalam 1 hari, saya menghabiskan waktu di bangku pendidikan 6 tahun, dan harus berlatih dari pengalaman selama 10 tahun lebih.. Bagaimana anda akan menghargai waktu yg telah saya habiskan itu?" sang akuntan balik bertanya...

"OK. DEAL"


»»  READMORE...

Nelpon Cuma Rp. 250,- Per Jam

Pernah dengar istilah VoIP? Aku sih sudah lama mendengarnya. Pengertian dalam bahasa sederhananya adalah Nelpon pakai jalur internet.

Kalau selama ini kita biasa berkomunikasi via telepon rumah atau handphone, kedua perangkat ini bisa menjalin komunikasi melalui jaringan yang disediakan operator telephone. Nah, VoIP ini memakai jaringan internet.

Apa bedanya VoIP dengan Telephone biasa?

»»  READMORE...